skip to Main Content
faq
Frequently Asked Question (FAQ)
Penerimaan CPNS Pemerintah Kota Bandung Tahun 2019

Q: Bagaimana cara mendaftar Seleksi CPNS 2019?
A: Untuk mendaftar Seleksi CPNS, silahkan masuk ke halaman https://sscn.bkn.go.id . SSCASN atau Sistem Seleksi Calon Aparatur Sipil Negara adalah situs resmi pendaftaran ASN secara nasional sebagai pintu pendaftaran pertama seleksi ASN ke seluruh instansi baik Pusat maupun Daerah dan dikelola oleh Badan Kepegawaian Negara RI sebagai Panitia Seleksi Penerimaan Nasional.

Q : Siapa saja yang dapat mendaftar pada Seleksi CPNS di Kota Bandung?
A : Warga Negara Indonesia yang berkeinginan dan memenuhi syarat sesuai peraturan masing-masing instansi (Formasi, Jabatan, dll) selama batas usia yang dipersyaratkan terpenuhi.

Q : Apakah Dokumen yang diupload harus dokumen asli?
A : Dokumen yang di-scan merupakan dokumen asli. Hal tersebut berlaku untuk KTP, Ijazah, Transkrip, Surat Keterangan Sehat, dan dokumen lain yg dipersyaratkan

Q: Bagaimana jika ijazah/ transkip saya hilang?
A : Jika Ijazah / Transkrip hilang, boleh pakai Surat keterangan pengganti ijazah

Q : apakah saya harus melampirkan akreditasi dan dimana saya harus melampirkannya?
A : Program Studi dan / atau Perguruan Tinggi harus terkreditasi BAN-PT / Pusdiknakes / LAM-PTKes. Jika informasi akreditasi tidak tercantum pada ijazah / transkrip, maka Sertifikat Akreditasi wajib di-upload bersamaan dengan Ijazah dalam 1 (satu) file. Sertifikat akreditasi boleh kedua-duanya atau salah satu (Program Studi atau Perguruan Tinggi). Sertifikat Akreditasi tidak wajib asli, boleh fotocopy atau legalisir.

Q : Apakah Surat Keterangan Sehat bisa dari Klinik? Dan bolehkah saya melampirkan surat keterangan sehat yang tahun lalu?
A : Surat Keterangan Sehat harus dari Rumah Sakit Pemerintah atau Puskesmas. Masa berlaku surat keterangan sehat adalah 6 (enam) bulan sejak surat dikeluarkan.

Q : Bagaimana jika KTP saya hilang dan saya ingin mendaftar?
A : Calon pelamar yang belum mendapatkan KTP Asli, diperbolehkan melampirkan KTP sementara atau yang sering disebut Surat Keterangan (Suket) / Surat Keterangan Pengganti KTP-el yang diterbitkan oleh Dinas Kepedudukan setempat sesuai domisili (bukan resi).

Q : Apakah Semua Tenaga Kesehatan Wajib melampirkan STR?
A : Sesuai Peraturan Menteri PANRB Nomor 23 Tahun 2019 pelamar yang mendaftar pada formasi jabatan tenaga kesehatan wajib melampirkan STR (bukan internship) sesuai jabatan yang dilamar dan masih berlaku pada saat pendaftaran atau surat bukti perpanjangan STR dari Majelis Konsil Tenaga Kesehatan Indonesia disertai STR Lama (bukan dari Lembaga lain). Khusus untuk formasi tenaga kesehatan di Kota Bandung yang dikecualikan yaitu Penyuluh Kesehatan Masyarakat Ahli Pertama.

Q: Apakah ada ketentuan/format khusus untuk surat lamaran?
A : Tidak ada ketentuan format khusus untuk surat lamaran, pelamar dapat membuat sesuai dengan konsep surat lamaran pada umumnya dengan tulis tangan bertinta hitam dan materai 6000 yang ditanda tangani pelamar dan ditujukan ke Wali Kota Bandung.

#TOEFL-IELTS

Q : Apakah sertifikat TOEFL harus resmi yang dikeluarkan oleh ETS (Educational Testing Service)?
A :  TOEFL bisa dengan jenis apapun sepanjang sertifikatnya dapat disetarakan / memiliki equivalensi dengan TOEFL / TOEFL Prediction / TOEFL Like sehingga score pada sertifikatnya dapat diverifikasi dengan skor minimal 400. TOEFL tidak harus resmi dari ETS (Educational Testing Service), namun bisa juga berupa Prediction TOEFL / TOEFL Like.

Q : Apakah ada masa kadaluarsa TOEFL?
A : Masa kadaluarsa TOEFL untuk kepentingan CPNS 2019 Kota Bandung ini adalah 2 (dua) tahun sejak tanggal test TOEFL dan masih berlaku sampai dengan saat pendaftaran. Kami akan tetap menganggap masa kadaluarsa adalah 2 (dua) tahun, walaupun pada sertifikat telah dinyatakan habis masa berlakunya.

Q: Apakah lembaga penyelenggara TOEFL atau IELTS ditentukan?
A: Pemkot Bandung tidak menentukan lembaga penyelenggara TOEFL atau IELTS tertentu. Namun demikian lembaga penyelenggaran TOEFL/IELTS harus merupakan lembaga yang status hukumnya dapat dipertanggungjawabkan.

 

Q: Apakah lulusan Perguruan Tinggi Luar Negeri bisa melamar CPNS?
A: calon pelamar lulusan Perguruan Tinggi Luar Negeri juga dapat mendaftar setelah mendapat penyetaraan ijazah dan surat keterangan yang menyatakan predikat kelulusannya setara cumlaude dari kementerian yang menyelenggarakaan urusan pemerintahan di bidang pendidikan tinggi.

Q: Apaka lulusan S2 bisa mendaftar CPNS Kota Bandung?
A : Untuk formasi S2 di Kota Bandung tahun 2019 ini belum ada, namun bila pelamar ingin mendaftar CPNS tahun 2019, diperbolehkan memilih formasi yang lebih rendah dari ijazah yang saya miliki. (Misal: Saya memiliki ijazah S2 untuk melamar formasi S1), Gunakan ijazah untuk melamar sesuai dengan formasi dan kualifikasi pendidikan yang dipersyaratkan dan sesuai formasi yang tersedia di Kota Bandung.

Q : Apakah ada berkas untuk CPNS yang harus di kirim langsung kepada pemerintah kota bandung?
A : Tidak ada berkas yang harus di kirim ke Pemrintah Kota Bandung, pendaftaran hanya dilakukan secara online melalui https://sscn.bkn.go.id dan berkas diupload sesuai dengan persyaratan pada website sscasn.

Q : Apa warga selain kota bandung dapat mendaftar? Atau di utamakan KTP Kota Bandung saja?
A : Semua Warga Negara Indonesia dapat mendaftar di Kota Bandung sesuai dengan formasi yang tersedia. KTP pelamar boleh dari mana saja, tidak harus dari Kota Bandung dan tidak ada prioritas dari daerah tertentu.

Q : Apakah formasi yg tertera di pengumuman formasi untuk kualifikasi S1 sama dengan untuk DIV ? atau kah hanya bagi lulusan S1 saja?
A : Jika kualifikasinya S1, maka D4 tidak memenuhi syarat. Kualifikasi sesuai dengan pengumuman pada formasi.

Q : Pada web sscn.bkn.go.id disebutkan bahwa file yang diupload tidak melebihi 300 kb. Sedangkan untuk scan ijazah dan transkrip asli file bisa melebihi 300 kb, jika dilakukan compress pdf hingga <300 kb , dokumen menjadi tidak jelas terbaca. Apa yg harus saya lakukan?
A : pada aplikasi scan, biasanaya ada setting untuk kualitas /resolusi hasil scan. Turunkan saja kualitasnya. Tidak masalah sepanjang masih jelas dan dapat terbaca.

Q: Bagaimana jika data Nomor Induk Kependudukan (NIK), Nomor Kartu Keluarga (KK), Nama Lengkap sesuai KTP, Tempat Lahir sesuai KTP, Tanggal Lahir sesuai KTP saya tidak ditemukan/tidak sesuai di halaman Akun?
A: Pendaftar menghubungi Dinas Dukcapil Kab/Kota masing-masing untuk konsolidasi data dan Menghubungi call center Halo Dukcapil, dengan mengirimkan data sesuai format berikut:
# NIK
# Nama_Lengkap
# Nomor_Kartu_Keluarga
# Nomor_Telp
# Permasalahan

Layanan Helpdesk Ditjen Dukcapil:
Hotline : 1500537
WA : 08118005373
SMS : 08118005373
Email : callcenter.dukcapil@gmail.com

Q: Bagaimana pengisian data “Nama” yang benar?
A: “Nama” yang diisikan adalah sesuai nama yang tertera pada ijazah tanpa gelar.

Q: Apakah saya dapat melamar lebih dari 1 (satu) jabatan?
A: Untuk formasi CPNS tahun 2019, setiap pelamar CPNS HANYA dapat mendaftar 1 (satu) formasi jabatan pada 1 (satu) instansi dalam 1 (satu) kali periode pendaftaran.

Q: Dapatkah saya mengganti/membatalkan instansi yang telah saya pilih?
A: Anda dapat mengganti instansi yang telah Anda pilih selama Anda belum mengklik tombol “Akhiri Pendaftaran”. Apabila Anda telah mengakhiri pendaftaran, Anda tidak dapat melakukan perubahan kembali.

Q: Bagaimana jika muncul informasi “NIK sudah terdaftar” ketika membuat akun pendaftaran?
A: Silahkan akses halaman Helpdesk SSCN di https://helpdesk.bkn.go.id/sscn kemudian pilih menu “NIK didaftarkan orang lain” dan lengkapi form isian yang tersedia.

#MASASANGGAH

Q: Apa yang dimaksud dengan MASA SANGGAH?
A: Masa sanggah adalah waktu pengajuan sanggah yang diberikan kepada pelamar untuk melakukan sanggahan terhadap pengumuman hasil seleksi administrasi dan waktu tanggapan sanggah oleh instansi untuk memverifikasi kembali kesesuaian persyaratan umum dan khusus yang ditetapkan Instansi dengan dokumen persyaratan yang diajukan pelamar sampai dengan penetapan keputusan sanggah.

Q: Bagaimana cara pelamar dapat melakukan sanggahan?
A: Anda dapat melakukan sanggahan pada halaman SSCN di https://sscn.bkn.go.id setelah pengumuman seleksi Administrasi.

Q: Apakah pada masa sanggah pelamar dapat melangkapi berkas?
A: Masa sanggah merupakan kesempatan yang diberikan kepada pelamar untuk menyanggah / mengajukan keberatan atas hasil seleksi administrasi. Namun masa sanggah tidak dimaksudkan untuk melengkapi / memperbaiki / mengunggah ulang syarat administrasi. 

Q: Apakah pelamar dapat mengajukan sanggahan?
A: Apabila setelah dilakukan pengumuman seleksi administrasi terdapat pelamar yang keberatan terhadap hasil keputusan Instansi, pelamar dapat mengajukan sanggahan paling lama 3 (tiga) hari kalender setelah pengumuman hasil seleksi administrasi.

Q: Kapan batas waktu pengumuman ulang Instansi setelah masa sanggah?
A: Batas waktu pengumuman ulang hasil seleksi administrasi paling lama 7 (tujuh) hari kalender setelah berakhirnya waktu pengajuan sanggah.

 

Q: Berapa batas usia Pelamar CPNS Tahun 2019?
A: Saat mendaftar batas usia pelamar CPNS Tahun 2019 minimal 18 tahun dan maksimal 35 tahun atau maksimal 40 tahun bagi pelamar yang melamar jabatan Dokter Spesialis dan Dokter Gigi Spesialis. Dosen, Peneliti, dan Perekayasa yang memiliki kualifikasi pendidikan Strata 3 (Doktor) sesuai Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Sipil Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 23 Tahun 2019.

Q: Apakah diperbolehkan mendaftar kembali menjadi CPNS jika sudah pernah mengundurkan diri dari CPNS?
A: Calon PNS yang mengundurkan diri pada saat menjalani masa percobaan sebagaimana dimaksud dalam Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2017, dikenakan sanksi tidak dapat mengikuti seleksi pengadaan PNS untuk periode selanjutnya.

Q: Apakah boleh memperbaiki data jika sudah klik “Akhiri Pendaftaran” di halaman Resume?
A: Anda TIDAK DAPAT memperbaiki data jika sudah klik “Akhiri Pendaftaran” di halaman Resume. Untuk itu Anda harus BERHATI-HATI dalam mengisi data. Namun demikian, apabila ternyata masih terdapat data yang perlu diperbaiki setelah terkirim maka data tersebut dapat diperbaiki setelah lulus ujian dan akan diproses pada waktu pemberkasan penetapan NIP.

Q: Bagaimana cara mengubah pilihan instansi pendaftaran?
A: Selama Anda belum klik “Akhiri Pendaftaran” di halaman Resume Anda masih dapat mengubah pilihan instansi yang dilamar. Namun, jika Anda telah klik “Akhiri Pendaftaran” maka TIDAK DAPAT MELAKUKAN PERUBAHAN pilihan instansi yang dilamar.

Q: Bagaimana jika saya gagal unggah dokumen persyaratan?
A: Silahkan refresh halaman dan pastikan ukuran file dan jenis file yang akan di unggah tidak melebihi dari batasan masing-masing dokumen yang dipersyaratkan dalam aplikasi SSCN.

Q: Dokumen apa saja dan berapa ukuran dan tipe file yang diunggah?
A: – Scan Pas Foto berlatar belakang merah maksimal 200 Kb bertipe file jpeg/jpg.
– Scan Swafoto maksimal 200 Kb bertipe file jpeg/jpg.
– Scan KTP maksimal 200 Kb bertipe file jpeg/jpg.
– Scan Surat Lamaran maksimal 300 Kb bertipe file pdf.
– Scan Ijazah + Serdik/STR maksimal 800 Kb bertipe file pdf.
– Scan Transkrip Nilai maksimal 500 Kb bertipe file pdf.
– Scan Dokumen Pendukung lainnya maksimal 800 Kb bertipe file pdf.

Q: Bagaimana jika saya lupa password login ke Pendaftaran SSCN?
A: Silahkan akses halaman Helpdesk SSCN di https://helpdesk.bkn.go.id/sscn kemudian pilih menu “Reset Password Akun SSCN” dan lengkapi form isian yang tersedia.

Q: Bagaimana kebijakan penambahan nilai SKB untuk formasi jabatan Guru yang memiliki Sertifikasi Pendidik?
A: Pelamar pada formasi jabatan Guru yang memiliki Sertifikasi Pendidik sesuai dengan jabatan guru yang dilamar (linier), yang dikeluarkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dan Kementerian Agama, akan diberikan nilai maksimal SKB.

Q: Bagaimana jika saya ingin menghubungi Call Center Instansi yang saya lamar?
A: Silahkan akses portal SSCASN di https://sscasn.bkn.go.id kemudian pilih menu Layanan Call Center. Untuk Pendaftaran ke Pemerintah Kota Bandung dapat menghubungi

Q: Apakah ada biaya pendaftaran CPNS?
A: Pendaftaran CPNS ini TIDAK DIKENAKAN BIAYA. Segera LAPORKAN kepada PANSELNAS BKN atau PIHAK BERWAJIB apabila Anda menemukan pihak yang mengaku dapat meloloskan seleksi CPNS.

Q: Siapakah yang termasuk pelamar kategori P1/TL?
A: Pelamar dari kategori P1/TL adalah pelamar seleksi penerimaan CPNS tahun 2018 dan memenuhi nilai ambang batas/passing grade berdasarkan PermenPAN-RB Nomor 37 Tahun 2018 tentang Nilai Ambang Batas Seleksi Kompetensi Dasar Pengadaan Calon Pegawai Negeri Sipil Tahun 2018 serta masuk dalam 3 (tiga) kali formasi jabatan yang dilamar dan dinyatakan tidak lulus sampai dengan tahap akhir.

Q: Bagaiamana saya dapat mengecek apakah saya termasuk didalam kategori pelamar P1/TL?
A: Silahkan akses halaman Helpdesk SSCN di https://helpdesk.bkn.go.id/sscn pada menu “Cek Status P1/TL” lalu masukkan NIK dan Nomor Pelamar Seleksi CPNS 2018.

Q: Apakah jika saya termasuk kategori pelamar P1/TL, saya akan otomatis lolos seleksi Administrasi?
A: Pelamar dari P1/TL wajib mendaftar di SSCN dengan menggunakan NIK yang sama pada saat pendaftaran seleksi CPNS Tahun 2018. Pelamar dari P1/TL wajib melakukan pendaftaran/pengunggahan dokumen sebagaimana yang dipersyaratkan oleh instansi yang dilamarnya. Instansi selanjutnya melakukan seleksi administrasi sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan, dan apabila Anda tidak memenuhi persyaratan administrasi maka dapat digugurkan.

Q: Jika saya kategori pelamar P1/TL, apakah saya diperbolehkan melamar di formasi yang berbeda dengan formasi yang saya lamar pada SSCN 2018?
A: Anda diperbolehkan untuk melamar ke formasi, jabatan dan instansi yang berbeda sepanjang Pendidikan yang digunakan sama dengan SSCN 2018.

Q: Jika saya termasuk kategori pelamar P1/TL, apakah saya dapat menggunakan Nilai saya pada SSCN 2018 untuk mendaftar pada SSCN 2019?
A: Secara sistem, nilai SKD tahun 2018 sah digunakan oleh pelamar apabila:

  1. Nilai SKD tahun 2018 memenuhi nilai ambang batas/passing grade SKD tahun 2019 untuk jabatan dan jenis formasi yang akan dilamarnya;
  2. Kualifikasi pendidikan pada formasi jabatan yang dilamar tahun 2019 harus sama dengan kualifikasi pendidikan yang telah digunakan pada saat pelamaran tahun 2018.

Q: Jika saya kategori pelamar P1/TL, apakah saya harus mengikuti ujian SKD jika nilai saya pada SSCN 2018 memenuhi passing grade SSCN 2019?
A: – Pelamar dari P1/TL harus memilih untuk mengikuti atau tidak mengikuti SKD Tahun 2019 pada sistem SSCASN.
– Bagi pelamar P1/TL yang memilih untuk mengikuti SKD Tahun 2019, kemudian tidak hadir mengikuti Seleksi SKD, maka pelamar P1/TL dinyatakan gugur.
– Bagi pelamar P1/TL yang memilih untuk tidak mengikuti SKD Tahun 2019, maka nilai SKD yang digunakan adalah nilai SKD Tahun 2018.
– Apabila nilai SKD Tahun 2019 yang diperoleh pelamar memenuhi nilai ambang batas/passing grade SKD tahun 2019 untuk formasi jabatan yang dilamarnya, maka nilai SKD yang digunakan adalah nilai terbaik antara nilai SKD Tahun 2018 dengan nilai SKD Tahun 2019.

Q: Apakah jika saya termasuk kategori pelamar P1/TL, saya akan otomatis lolos SKD?
A: Nilai SKD pelamar P1/TL, akan diperingkat dengan nilai SKD dari pelamar Seleksi CPNS Tahun 2019 lainnya yang memenuhi nilai ambang batas/passing grade pada jenis formasi dan jabatan yang dilamar untuk menentukan pelamar yang dapat mengikuti SKB paling banyak 3 (tiga) kali formasi berdasarkan peringkat tertinggi.

Back To Top
Close search
Search